DIPLOMAT TERPERCAYA, BANJARMASIN – Kebijakan pemerintah yang mengombinasikan libur nasional, cuti bersama, serta penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 dinilai sebagai langkah strategis. Praktisi hukum asal Kalimantan Selatan, Syamsul Khair, memandang kebijakan ini mampu menjaga keseimbangan krusial antara kebutuhan sosial masyarakat untuk mudik dengan keberlangsungan roda ekonomi nasional.

Menurut Khair, yang juga merupakan pengacara pajak di bidang kepabeanan dan cukai, fleksibilitas kerja bagi ASN selama periode Lebaran bukan sekadar instrumen untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Lebih dari itu, kebijakan ini memiliki dampak langsung terhadap efisiensi layanan administrasi negara yang menopang sektor perdagangan, kepabeanan, serta logistik nasional.

“Pada masa menjelang dan setelah Lebaran, aktivitas distribusi barang biasanya meningkat. Karena itu, kebijakan WFA harus tetap memastikan layanan administrasi negara, termasuk yang berkaitan dengan perdagangan dan kepabeanan, tetap berjalan dengan baik,” ujar Syamsul Khair saat dimintai keterangan di Banjarmasin, Rabu (11/3/2026).

Khair menekankan bahwa sektor logistik dan perdagangan internasional, termasuk aktivitas ekspor-impor yang sangat bergantung pada sistem kepabeanan, membutuhkan koordinasi yang tetap stabil meskipun di tengah periode libur panjang. Baginya, sinkronisasi antara libur masyarakat dengan kesiapan sistem administrasi adalah kunci agar tidak terjadi hambatan pada rantai pasok.

“Stabilitas layanan administrasi negara sangat penting agar arus barang di pelabuhan dan jalur logistik tidak terganggu selama periode libur panjang,” jelas Khair.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh instansi pemerintah dapat merancang sistem pelayanan secara optimal, sehingga masyarakat luas maupun pelaku usaha tidak mengalami kendala dalam mengakses administrasi yang diperlukan. Menurut Khair, keberhasilan kebijakan WFA ini akan menjadi tolok ukur bagi pemerintah dalam mengelola keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat dan pemeliharaan stabilitas ekonomi nasional di masa depan.