DIPLOMAT TERPERCAYA, JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo, menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan memperkuat persatuan. Di tengah ketidakpastian situasi dunia saat ini, solidaritas nasional dinilai menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Menurut Kapolri, dinamika dunia saat ini tidak bisa dianggap remeh. Berbagai faktor, mulai dari eskalasi konflik geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, hingga laju perkembangan teknologi yang sangat pesat, menciptakan tantangan yang dapat berdampak langsung terhadap stabilitas sosial dan keamanan di dalam negeri.

“Oleh karena itu, kita semua harus memperkuat persatuan dan solidaritas sebagai bangsa agar mampu menghadapi berbagai tantangan global yang ada,” ujar Kapolri dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh masyarakat, warga, hingga kolaborasi dengan pemerintah—menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas nasional tetap kokoh di tengah arus perubahan global yang dinamis.

Selain itu, Kapolri secara khusus mengingatkan pentingnya memupuk toleransi dan nilai-nilai kebangsaan. Ia meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Dengan berlandaskan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kapolri optimistis bahwa Indonesia akan tetap kuat dan mampu melewati berbagai ujian global di masa mendatang. Stabilitas yang terjaga di dalam negeri diyakini akan menjadi modal utama bagi Indonesia untuk tetap berdaulat di tengah peta geopolitik yang terus berubah.