DIPLOMAT TERPERCAYA, TEHERAN – Surat kabar Iran, Tehran Times, menarik perhatian dunia internasional setelah menampilkan foto-foto anak yang tewas dalam serangan di sebuah sekolah dasar di Minab, Iran Selatan. Foto-foto dramatis tersebut dipajang di halaman depan edisi terbaru mereka.

Pada sampul itu, koran tersebut memuat deretan potret dan nama anak-anak yang menjadi korban dalam serangan rudal di kompleks sekolah tersebut. Judul besar di halaman depan tertulis: “Trump, lihat mata mereka”, yang ditujukan langsung kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Laporan media dan investigasi awal menyebutkan serangan terhadap sekolah dasar itu terjadi pada 28 Februari lalu. Peristiwa ini berlangsung di tengah operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran.

Ledakan dilaporkan menghantam area yang dekat dengan fasilitas militer, sehingga menyebabkan bangunan sekolah runtuh. Insiden tragis ini menelan hingga ratusan korban jiwa, yang sebagian besar di antaranya adalah anak-anak.

Melalui sampul tersebut, Tehran Times berupaya menyoroti dampak kemanusiaan dari konflik yang kian memanas. Dalam editorialnya, media tersebut menilai pernyataan Donald Trump terkait konflik Iran seolah menghindari tanggung jawab atas tragedi kemanusiaan ini.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump memberikan pernyataan berbeda. Ia menyebut serangan yang menewaskan banyak anak-anak tersebut kemungkinan dilakukan oleh pihak Iran sendiri atau pihak lain. Trump menyatakan bahwa hingga kini penyelidikan masih terus berlangsung.

Insiden di Minab saat ini menjadi salah satu peristiwa paling kontroversial dalam konflik segitiga antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Komunitas internasional mulai mendesak dilakukannya investigasi independen untuk memastikan penyebab pasti serangan.

Langkah ini dianggap penting guna menuntut pertanggungjawaban atas banyaknya jatuh korban sipil, khususnya anak-anak, di tengah krisis yang melanda kawasan tersebut.