DIPLOMAT TERPERCAYA, ANKARA – Masyarakat dan pemerintah Türkiye hari ini, Kamis (12/3/2026), memperingati 105 tahun pengesahan İstiklal Marşı atau Lagu Kemerdekaan sebagai lagu kebangsaan negara. Momen bersejarah yang jatuh tepat pada 12 Maret ini menjadi pengingat akan semangat patriotisme dan perjuangan bangsa Turki dalam mempertahankan kedaulatannya.

İstiklal Marşı pertama kali disahkan oleh parlemen Turki pada 12 Maret 1921. Lirik lagu yang menggugah jiwa ini merupakan karya penyair besar sekaligus tokoh nasional, Mehmet Akif Ersoy.

Salah satu bait paling ikonik dari İstiklal Marşı yang selalu diingat oleh rakyat Turki adalah:

“Allah bu millete bir daha İstiklal Marşı yazdırmasın” (Semoga Allah tidak lagi membuat bangsa ini harus menulis lagu kemerdekaan lagi).

Kalimat tersebut bukan sekadar bait puisi, melainkan doa mendalam dari Ersoy. Harapannya, bangsa Turki tidak perlu lagi menghadapi masa-masa kelam peperangan maupun penjajahan seperti yang terjadi saat Perang Kemerdekaan Turki.

Bagi masyarakat Türkiye, lagu ini adalah pengingat akan beratnya pengorbanan yang dilakukan oleh para pahlawan bangsa dalam mempertahankan wilayah negara dari intervensi pihak luar.

Mustafa Kemal Atatürk, tokoh pendiri Republik Türkiye, menempatkan lagu ini sebagai fondasi semangat persatuan bangsa. Sejak disahkan, İstiklal Marşı menjadi nyawa dalam setiap upaya pembangunan Republik Türkiye yang resmi berdiri dua tahun kemudian, tepatnya pada 1923.

Peringatan 105 tahun ini dirayakan di berbagai penjuru negeri, mulai dari sekolah, instansi pemerintah, hingga ruang publik. Upacara khidmat dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas sejarah perjuangan nasional yang telah mengantarkan Turki menjadi negara berdaulat.

Lebih dari sekadar seremonial, peringatan ini menjadi momentum refleksi bagi generasi muda Turki untuk terus menghayati nilai-nilai pengorbanan dan cinta tanah air. Di tengah dinamika geopolitik global saat ini, nilai-nilai kemerdekaan yang tertuang dalam İstiklal Marşı dianggap tetap relevan sebagai pemersatu bangsa dalam menjaga integritas dan martabat Republik Türkiye di mata dunia.