DIPLOMAT TERPERCAYA, KABUPATEN BANJAR – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Al-Muslimun Mahligai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menghadirkan solusi finansial kreatif bagi warga yang ingin menunaikan ibadah kurban. 

Lewat program tabungan kurban dengan skema cicilan bertahap, beban ekonomi masyarakat di tengah dinamika saat ini dapat diringankan secara signifikan.

Program tabungan jangka panjang yang dibuka jauh-jauh hari ini kini bisa menjadi opsi warga. Skema ini memungkinkan para peserta untuk mulai menyisihkan dana kurban mereka sejak awal, tepatnya segera setelah bulan Zulhijah pada tahun sebelumnya usai.

Efektivitas program pengelolaan dana ini terbukti sangat berhasil. Pada hari H penyembelihan, hasil konsistensi satu keluarga dalam menyisihkan dana tabungan dari jauh hari mampu merealisasikan pengadaan satu ekor sapi kurban secara utuh tanpa memberatkan pengeluaran mendadak.

“Alhamdulillah setiap tahun hampir ada peningkatan, dan itu kita buka jauh-jauh hari untuk peserta kurban, dan ada juga kita buka tabungan kurban. Jadi ada peserta yang dari awal setelah bulan Zulhijah sudah mulai mencicil. Alhamdulillah tahun ini ada satu ekor sapi yang dicicil dari awal, jadi satu keluarga berkurban yang dicicil dan alhamdulillah terpenuhi di hari H,” ujar Pimpinan Ranting Muhammadiyah Al-Muslimun Mahligai, Kambri Suni.

Kendati antusiasme masyarakat terus melonjak, pihak panitia memutuskan untuk membatasi jumlah hewan kurban yang disembelih pada tahun ini, yakni sebanyak 13 ekor sapi. 

Langkah pembatasan ini diambil demi menyesuaikan dengan kapasitas pengelolaan panitia serta memastikan kelancaran manajemen distribusi daging di lapangan.

Untuk memastikan penyaluran daging kurban tersebut tepat sasaran dan teratur, panitia telah mengalokasikan dan membagikan sebanyak 1.250 kupon daging. Kupon-kupon ini didistribusikan khusus bagi warga yang berada di sekitar lingkungan Masjid Al-Muslimun.

“Antusiasnya masih sama dengan tahun lalu, tidak ada pengurangan, malah kalau kita buka lagi akan ada penambahan, tapi kita lihat kemampuan kita sendiri seperti tahun lalu,” kata Zainal Arifin selaku Panitia Ibadah Kurban.

Melalui manajemen tabungan kurban yang terencana secara matang ini, PRM Al-Muslimun Mahligai Kabupaten Banjar tidak hanya berhasil menjaga konsistensi ibadah tahunan warga. Lebih dari itu, skema ini hadir sebagai solusi finansial yang adaptif dan meringankan di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.(*)